Respon Cepat Laporan Warga, Tim Rescue Damkar BS Amankan Sarang Lebah Di Rumah Warga Pasar Manna/ist
BENGKULU SELATAN – Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kali ini, petugas melakukan evakuasi sarang lebah yang berada di sebuah rumah warga di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis (04/06/2026) malam.
Kegiatan evakuasi tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari warga bernama Fandy Hartawan yang merasa khawatir dengan keberadaan lebah yang bersarang di kamar mandi lantai dua rumahnya.
Keberadaan lebah tersebut dinilai berpotensi membahayakan penghuni rumah maupun warga sekitar apabila tidak segera ditangani.
Menerima laporan tersebut, Tim Rescue Damkar Bengkulu Selatan langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 21.00 WIB dengan membawa satu unit mobil operasional dan melibatkan enam personel yang telah terlatih dalam penanganan evakuasi satwa maupun kondisi darurat lainnya.
Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan observasi dan identifikasi terhadap posisi sarang lebah guna memastikan proses evakuasi dapat dilakukan secara aman.
Dengan menggunakan peralatan yang sesuai standar operasional prosedur (SOP), petugas kemudian melakukan penanganan secara hati-hati hingga sarang lebah berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan gangguan bagi penghuni rumah maupun lingkungan sekitar.
Setelah proses evakuasi selesai, tim juga melakukan penyisiran di area sekitar untuk memastikan tidak ada lagi koloni lebah yang berpotensi membahayakan.
Setelah dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke Pos Damkar Padang Panjang untuk melanjutkan kesiapsiagaan pelayanan.
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si., mengapresiasi masyarakat yang cepat melaporkan potensi bahaya di lingkungan tempat tinggalnya sehingga dapat segera ditangani oleh petugas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri keberadaan sarang lebah yang berpotensi membahayakan. Segera laporkan kepada petugas Damkar agar dapat ditangani sesuai prosedur dan menghindari risiko sengatan yang dapat membahayakan keselamatan,” ujar Efredy.
Ia menegaskan bahwa selain penanganan kebakaran, Damkar Bengkulu Selatan juga memiliki tugas kemanusiaan lainnya, termasuk penyelamatan dan evakuasi satwa yang berpotensi mengganggu atau membahayakan masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama 24 jam. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional demi menjaga keamanan serta keselamatan warga Bengkulu Selatan,” tambahnya.
Dengan keberhasilan evakuasi tersebut, situasi di lokasi kembali aman dan warga dapat beraktivitas dengan tenang tanpa khawatir terhadap ancaman sengatan lebah. (thor)
