Kondisi SDN 90 Bengkulu Selatan Di Desa Cinto Mandi, Kecamatan Pino Raya/ist
BENGKULU SELATAN – Warga Desa Cinto Mandi, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi bangunan SD Negeri 90 Bengkulu Selatan yang saat ini dinilai sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera.
Berdasarkan kondisi yang terlihat di lapangan, bangunan sekolah tersebut mengalami sejumlah kerusakan pada beberapa bagian.
Atap bangunan tampak mulai mengalami kerusakan dan korosi akibat usia bangunan yang sudah cukup lama. Selain itu, sejumlah jendela terlihat rusak, bahkan beberapa bagian dinding dan fasilitas penunjang lainnya juga membutuhkan renovasi agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Sekolah yang menjadi tempat menimba ilmu bagi anak-anak Desa Cinto Mandi tersebut selama ini tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar meskipun kondisi fisiknya terus mengalami penurunan.
Warga khawatir apabila tidak segera dilakukan rehabilitasi, kerusakan yang ada akan semakin parah dan berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan para siswa.
Masyarakat setempat menilai bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor yang harus menjadi prioritas pembangunan.
Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi sekolah tersebut serta mengalokasikan anggaran untuk perbaikan bangunan yang rusak.
Kepala Desa Cinto Mandi, Sekaman, menyampaikan bahwa kondisi SD Negeri 90 Bengkulu Selatan memang sudah lama menjadi perhatian masyarakat.
Menurutnya, berbagai kerusakan yang terjadi saat ini perlu segera mendapatkan penanganan agar tidak membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.
“Kami mewakili masyarakat Desa Cinto Mandi sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun pihak terkait terhadap kondisi SD Negeri 90 Bengkulu Selatan. Sekolah ini merupakan sarana pendidikan yang sangat penting bagi anak-anak kami. Saat ini kondisi bangunannya sudah cukup memprihatinkan, mulai dari atap, jendela hingga beberapa fasilitas lainnya yang memerlukan perbaikan. Kami berharap pemerintah dapat segera melakukan rehabilitasi agar proses belajar mengajar berjalan dengan aman, nyaman, dan lebih layak,” ujar Sekaman.
Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan investasi masa depan bagi generasi muda.
Karena itu, keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Selain mengharapkan bantuan perbaikan fisik bangunan, masyarakat juga berharap adanya perhatian terhadap sarana dan prasarana pendukung lainnya guna menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Dengan kondisi yang ada saat ini, warga Desa Cinto Mandi berharap aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. Mereka menginginkan agar SD Negeri 90 Bengkulu Selatan mendapatkan program rehabilitasi sehingga para siswa dapat belajar dalam lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan representatif demi mendukung terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas. (thor)
