Kebakaran Di Belakang SMPN 5 Bengkulu Selatan Berhasil Dikendalikan Damkar BS/ist
BENGKULU SELATAN – Respons cepat ditunjukkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (03/06/2026).
Kebakaran yang terjadi di area lahan belakang SMPN 5 Bengkulu Selatan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Fadil sekitar pukul 12.00 WIB.
Mendapatkan informasi tersebut, Satgas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Selatan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Dengan response time hanya sekitar 10 menit, petugas berhasil tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman.
Sebanyak dua unit mobil operasional pemadam kebakaran dan 15 personel Satgas Damkar diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api yang membakar lahan seluas kurang lebih 7 x 8 meter persegi.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu sekitar lima menit sejak proses pemadaman dilakukan. Keberhasilan tersebut sekaligus mencegah api merembet ke area lahan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si, mengatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api menyebar ke area lahan sekitar.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung mengerahkan personel beserta armada ke lokasi. Berkat respons cepat petugas, api dapat dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat meluas ke lahan lainnya,” ujar Efredy Gunawan.
Ia menjelaskan bahwa kebakaran tersebut masuk dalam kategori kebakaran Kelas A karena melibatkan material padat biasa seperti rumput kering dan vegetasi lahan. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka-luka maupun korban meninggal dunia. Setelah api berhasil dipadamkan, personel juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan,” tambahnya.
Efredy juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan pembakaran sampah, terutama saat kondisi cuaca panas yang dapat mempercepat penyebaran api.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan membakar sampah tanpa pengawasan. Kebiasaan ini sangat berisiko memicu kebakaran lahan yang dapat mengancam lingkungan maupun permukiman warga. Jika menemukan kejadian kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.
Setelah memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dan tidak ditemukan lagi titik api, seluruh personel Satgas Pemadam Kebakaran kembali ke Pos Damkar Padang Panjang untuk melanjutkan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat. (thor)
