Kasatpol PP dan Damkar BS Pimpin Simulasi Kebakaran di Lingkungan Rutan Kelas IIB Manna/ist
BENGKULU SELATAN – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi situasi darurat kebakaran terus dilakukan oleh berbagai instansi di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Salah satunya melalui kegiatan Simulasi Penanggulangan Kebakaran yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Manna, Kamis (04/06/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Rutan Kelas IIB Manna dengan melibatkan Satgas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam pelaksanaannya, Damkar Bengkulu Selatan menerjunkan satu unit mobil operasional serta 20 personel yang dipimpin langsung oleh jajaran bidang pemadam kebakaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si., Kabid Pemadam Kebakaran Agustian, S.Sos., M.Si., serta Kasi Pengadaan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Ekwan Fahmi, S.Sos.
Kegiatan diikuti oleh para pegawai dan jajaran di lingkungan Rutan Kelas IIB Manna yang antusias mengikuti setiap rangkaian materi dan praktik lapangan.
Simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan keterampilan pegawai dalam menghadapi potensi kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi di lingkungan kerja.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, hingga prosedur evakuasi yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat.
Selain mendapatkan materi teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan petugas pemadam kebakaran mengenai berbagai kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Melalui sesi ini, para peserta memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam terkait cara mengidentifikasi risiko dan tindakan cepat yang harus dilakukan sebelum api membesar.
Setelah sesi penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api.
Dalam praktik tersebut, peserta diperkenalkan dengan dua metode pemadaman, yakni cara tradisional menggunakan handuk basah dan cara modern menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Para peserta secara bergantian mempraktikkan teknik pemadaman api di bawah bimbingan langsung personel Damkar Bengkulu Selatan.
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan simulasi semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat maupun instansi pemerintah dalam menghadapi ancaman kebakaran.
“Kami berharap melalui kegiatan simulasi ini, seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Manna dapat memahami langkah-langkah penanggulangan kebakaran secara tepat dan cepat. Pengetahuan dasar mengenai penggunaan APAR maupun teknik pemadaman sederhana sangat penting untuk meminimalisir risiko kerugian dan menyelamatkan jiwa apabila terjadi kebakaran,” ujar Efredy.
Ia juga menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan secara berkala merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran.
Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan ketika terjadi situasi darurat.
“Pencegahan adalah langkah terbaik. Dengan adanya pelatihan dan simulasi yang berkesinambungan, kami berharap seluruh peserta mampu menjadi garda terdepan dalam melakukan tindakan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Melalui simulasi ini, diharapkan para pegawai Rutan Kelas IIB Manna semakin siap menghadapi potensi keadaan darurat kebakaran serta mampu menerapkan langkah-langkah penanggulangan yang efektif demi menjaga keselamatan lingkungan kerja dan seluruh penghuni rutan. (thor)
