BENGKULU SELATAN – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. Kali ini, musibah kebakaran menimpa sebuah rumah permanen milik Susman Hadi yang berada di wilayah Limus, Kecamatan Kedurang Ilir, Rabu (17/06/2026) sore.
Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.54 WIB.
Informasi awal diterima petugas dari seorang warga bernama Rahmat yang segera menghubungi Satgas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Selatan setelah melihat kobaran api mulai membesar.
Mendapat laporan tersebut, Satgas Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Dengan jarak tempuh dari pos menuju titik kebakaran mencapai sekitar 28,2 kilometer, petugas membutuhkan waktu respons sekitar 40 menit untuk tiba di lokasi dan melakukan penanganan.
Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan armada operasional pemadam kebakaran beserta puluhan personel yang diterjunkan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Api dengan cepat melalap bangunan rumah berukuran sekitar 8 x 10 meter persegi. Selain menghanguskan rumah, kobaran api juga mengakibatkan dua unit sepeda motor serta sejumlah perabot rumah tangga ikut terbakar.
Meski kobaran api cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting arus listrik yang kemudian memicu kebakaran pada bangunan rumah tersebut.
Petugas Damkar bersama warga sekitar, TNI dan Polri berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian melakukan proses pendinginan serta penyisiran di beberapa titik yang dinilai masih berpotensi menimbulkan bara api tersembunyi.
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si, yang turut hadir langsung di lokasi kejadian mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.
“Dari laporan yang kami terima, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Alhamdulillah berkat kerja sama petugas, warga, serta unsur TNI-Polri, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik,” ujar Efredy.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang disebabkan instalasi listrik rumah tangga.
“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing. Pastikan penggunaan kabel maupun sambungan listrik sesuai standar demi mencegah kejadian serupa kembali terjadi,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Setelah dipastikan kondisi aman dan tidak terdapat titik api yang tersisa, petugas pemadam kebakaran kemudian kembali ke Pos Padang Panjang. (thor)
