BENGKULU SELATAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan kembali melaksanakan patroli rutin ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum), Jumat (07/08/2026).
Patroli yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkumpulnya pelajar pada saat jam sekolah.
Kegiatan melibatkan 15 personel Satpol PP dan Damkar dengan menggunakan dua unit kendaraan operasional.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas menemukan sejumlah pelajar yang masih mengenakan pakaian sekolah namun berada di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
Para pelajar tersebut ditemukan sedang nongkrong di warung milik warga di belakang SMP 2 serta di tempat rental PlayStation (PS) yang berada di Jalan Sepa’i.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas kemudian membawa para pelajar ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan untuk diberikan pembinaan.
Di kantor Satpol PP, para pelajar diberikan informasi dan edukasi mengenai pentingnya mengikuti kegiatan belajar di sekolah serta dampak yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan membolos.
Selain itu, para pelajar juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP, M.Si, mengatakan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, termasuk melakukan pembinaan terhadap pelajar yang ditemukan berada di luar sekolah pada saat jam belajar.
“Patroli ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Bengkulu Selatan. Ketika ditemukan pelajar yang berada di luar sekolah pada jam belajar, kami tidak langsung mengedepankan tindakan represif, tetapi terlebih dahulu memberikan pembinaan, edukasi dan pemahaman agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Efredy.
Menurutnya, pembinaan terhadap pelajar menjadi salah satu langkah preventif untuk mencegah munculnya berbagai potensi kenakalan remaja sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya disiplin dalam mengikuti proses pendidikan.
“Kami berharap para pelajar dapat memahami bahwa saat jam sekolah mereka seharusnya berada di lingkungan sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar. Kami juga mengimbau kepada pemilik warung maupun tempat rental agar tidak menjadi tempat berkumpulnya pelajar yang bolos sekolah pada jam belajar,” tegasnya.
Efredy juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan dalam pengawasan lingkungan, khususnya apabila menemukan pelajar yang berkeliaran atau nongkrong pada saat jam sekolah.
“Pengawasan terhadap anak-anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran orang tua serta masyarakat. Dengan kepedulian bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan mendukung pendidikan generasi muda,” pungkasnya.
Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kabid Trantibum, Erzan Susanto, SP, bersama Kasi Opsdal Nery Juliady, A.Md, dan Kasi Trantibum Veryzal Utama, S.IP, M.Si.
Patroli Trantibum diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin dan menyasar sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya pelajar pada jam sekolah, sebagai bentuk langkah preventif dalam menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif di Kabupaten Bengkulu Selatan. (thor)
