Pihak BPJN Bengkulu Saat Melakukan Pemeriksaan Hasil Pembagunan Jembatan Tanjung Aur/ist
BENGKULU SELATAN – Pembangunan jembatan di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan, akhirnya rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat.
Pekerjaan yang dilaksanakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melalui Satuan Kerja Wilayah II, PPK 2.3 tersebut, diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Setelah seluruh pekerjaan fisik dinyatakan selesai, proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pekerjaan pertama juga telah dilaksanakan.
Kegiatan PHO dihadiri pihak BPJN Bengkulu, pengawas pekerjaan serta pelaksana kegiatan.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh hasil pekerjaan telah memenuhi ketentuan maupun spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Dengan selesainya proses tersebut, jembatan Tanjung Aur kini siap difungsikan untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Jembatan ini merupakan bagian dari akses jalan nasional yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan dengan Kabupaten Kaur.
Selama proses pembangunan berlangsung, pelaksana sebelumnya juga telah menyiapkan jembatan sementara yang berada di samping jembatan utama.
Penyediaan akses sementara tersebut dilakukan guna menjaga mobilitas masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas agar tetap berjalan selama pekerjaan konstruksi.
Pelaksana kegiatan, Toni Prihandoko, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan serta kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 BPJN Bengkulu, Achmad Perianto, ST, mengatakan pekerjaan jembatan telah diselesaikan tepat waktu dan PHO dilaksanakan setelah seluruh hasil pekerjaan diperiksa.
“Pekerjaan jembatan di Desa Tanjung Aur telah selesai tepat waktu, dan telah dilaksanakan PHO yang dihadiri pihak BPJN, pengawas dan pelaksana kegiatan. Setelah seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan, jembatan ini sudah siap digunakan oleh masyarakat,” ujar Achmad Perianto.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para pengguna jalan pada ruas nasional Bengkulu Selatan-Kaur.
“Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan mendukung kelancaran mobilitas serta distribusi barang dan jasa. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target,” tambahnya.
Rampungnya pembangunan dan terlaksananya PHO menandai kesiapan jembatan Tanjung Aur untuk difungsikan sebagai bagian dari infrastruktur jalan nasional.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas sekaligus menunjang kelancaran aktivitas masyarakat, baik di wilayah Bengkulu Selatan maupun akses menuju Kabupaten Kaur. (813)
